Mahasiswa Unitri Hadiri Munas Formatani di Purwokerto

Tri Media – Tiga Mahasiswa Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang, Syamsul Arifin, Tabrani, dan Kladius Reo Arie, mewakili Himpunan Mahasiswa Agroteknologi (Himagrotek) dalam menghadiri Musyawarah Nasional (MUNAS) IV Forum Mahasiswa Agroteknologi/Agroekoteknologi Indonesia (FORMATANI) di Universitas Jendral Sudirman (UNSOED) Purwokerto, Jawa Tegah. Acara tesebut digelar dalam beberapa hari Minggu-Sabtu (26/02/17 – 04/03/17) lalu. Munas merupakan agenda terbesar dalam Formatani, kegiatan yang dilakukan setiap dua tahun sekali itu merupakan agenda wajib. Rangkaian kegiatan dalam Munas kali ini salah satunya adalah diskusi nasional tentang Salinitas Tanah, Musyawarah Nasional (Laporan Pertanggungjawaban Pengurus Formatani Periode 2015-2017, serta pemilihan Sekretaris Jendral Formatani Periode 2017-2019) yang kemudian dilanjutkan dengan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Fieltriep. Ketua Umum Himagrotek Unitri, Syamsul Arifin, mengatakan, “Sangat penting bagi kita berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan nasional serupa ini. Karena dari kegiatan-kegiatan nasional seperti ini kita dapat memperkenalkan almamater kampus kita di tingkat nasional, kita dapat memperluas jaringan antar mahasiswa pertanian se- Indonesia. Pada kegiatan Munas kali ini saja dihadiri oleh 162 mahasiswa agroteknologi/agroeketeknologi dari 37 Universitas yang ada di Indonesia,” ujar mahasiswa penerima program beasiswa Bidikmisi itu. Koordinator Wilayah 3 Formatani, Tabrani, juga menyampaikan, “Teman-teman Himagrotek Unitri dapat menunjukkan eksistensinya di Formatani tidak kalah dengan kampus-kampus besar yang tergabung di dalamnya. Baik dalam menyampaikan pendapat dalam Munas kali ini maupun di setiap kegiatan yang lain. Serta juga Himagrotek Unitri pernah menjadi tuan rumah kegiatan Formatani di awal tahun 2016 lalu,” ungkapnya saat diwawancarai oleh wartawan Tri Media. Tabrani, mahasiswa asal Kalimantan Barat tersebut juga menambahkan, “Kita mampu bersaing di tingkat nasional. Dan salah satu mahasiswanya dapat menjadi koordinator wilayah. Bahkan dalam Munas ke IV ini salah satu mahasiswanya termasuk dalam daftar calon Sekjen Formatani, meski pada akhirnya tidak jadi maju.” (SA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *